BUMI BULAT atau BUMI DATAR
1. Sejarah Bumi Datar dan Bumi Bulat
Zaman Kuno:
A. Mesir Kuno, Israel Kuno, dan Yunani
Dahulu pada zaman Mesir kuno, peradaban Mesopotamian (abad ke-8 sebelum Masehi) orang-orang di Mesir kuno beranggapan bahwa dunia mereka berbentuk seperti piring yang dikelilingi oleh laut. Pemikiran seperti ini tidak hanya di anut orang Mesir Kuno, namun orang Israel kuno juga mempercayai hal yang sama. Begitu juga dengan Yunani juga mempercayai bumi adalah piringan.B. India Kuno
Namun ada yang berbeda dari bangsa India kuno yang beranggapan bahwa bumi adalah sebuah piringan yang terdiri dari 4 benua yang dikelompokkan di sekitar Gunung Meru yang bentuknya seperti kelopak bunga
C. Norwegia Kuno dan Jerman Kuno
Orang Norwegia Kuno dan Jerman Kuno meyakini bahwa bumi itu seperti piringan namun, perbedaanya yakni bumi memiliki pusat atau penunggak sebuah pohon raksasa yang disebut "ygdrassil” lalu disekeliling lautannnya bersemaya ular raksasa yang disebut "jormungadr".
D. Masyarakat Cina Kuno
Masyarakat Cina Kuno menganggap bumi berbentuk datar kotak. Kepercayaan datar kotak ini berlangsung sangat lama, hingga pada abad 17 ketika seorang astronom Eropa mengenalkan bentuk bumi adalah bulat.
Zaman Modern
Bumi datar(flat earth) mulai dikenal lagi ketika seorang penulis bernama Samuel Rowbotham menulis sebuah buku yang berjudul " Zetetic Astronomi" (Zetetic=keraguan). Rowbotham juga menghasilkan penelitian yang diakui untuk menunjukkan bahwa efek dari kapal menghilang di bawah gari horizon dapat dijelaskan oleh hukum perspektif dalam kaitannya dengan mata manusia. Pada tahun 1883, Rowbotham mendirikan Zetetic Societies di Inggris dan New York sebagai wadah yang menaungi perkumpulan para penganut Bumi Datar. Kemudian salah satu dari pengikut Rowbotham yakni William Carpenter pada tahun 1864 menerbitkan buku "Theoretical Astronomy Examined and Exposed-Proving the Earth not a Globe yang ia bagi menjadi 8 bagian. Pada tahun 1885 William Carpenter kembali menerbitkan buku "A Hundred Proofs the Earth is Not A globe.
Kemudian pada tahun 1956 , Samuell mendirkan mendirikan International Flat Earth Research Society (IFERS) yang lebih dikenal dengan Flat Earth Society (FES). Namun pada tahun 2000an FES sempat mengalami penurunan dikarenakan terjadi kebakaran pada markas besarnya dan kematian salah satu pengganti Samuel Shenton yakni Charles K. Johnson. Namu pada tahun 2004, FES kembali dibangkitkan sebagai forum website dan wiki FES pada tahun 2009.
2.Bukti-bukti yang dipercayai penganut bumi itu datar
A. Bumi tidak mempunyai lengkungan
Seharusnya bumi akan kelihatan melegkung saat dilihat dari atas. Mereka telah membuktikan di ketinggian 36.000 kilometer dan yang terlihat hanya datar.
Merek beranggapan bahwa satelit hanya sebuah kebohongan NASA untuk mengeruk uang.
Karena siaran TV, internet, telepon dll terhubun menggunakan jaringan bawah laut dan 7 menara di dunia
C. Perjalanan Capt James Cook(1728-1779)
Capt. James Cook menjelajahi Antartika selama 3 ahun 8 hari. Ia hanya menemukan tembok es Antartika. Menurut peta globe, Antartika yang disebut benua ini memiliki keliling 19.300 KM. Padahal Capt.James Cook menjelajahi panjang es Antartika sepanjang 60.000 KM (sekali putar).
Kenyataanya jika bumi itu datar sangat tidak masuk akal. Bayangkan jika bumi datar saat kalian melihat dari atas kalan bisa melihat apapun, kenyataannya pandangan kita tetap terbatas. Mereka yang percaya bumi itu datar intinya menolak semua perkembangan ilmu. Dan menganggap Satelit itu hoax. Selain itu mereka percaya matahari jaraknya 4000 KM. Jika bumi sedekat itu, sedangkan suhu matahari 6000 derajat celcius, bukankah kita akan tersiksa dengan radiasi panas. Tidakkah jelas jika bumi berbentuk bulat?.





